Minggu, 05 Mei 2013

Cara Kerja Stemcell



Stem Sel (Stem cell ) atau Sel punca, sel induk, sel batang merupakan sel yang belum berdiferensiasi dan mempunyai potensi yang sangat tinggi untuk berkembang menjadi banyak jenis sel yang berbeda di dalam tubuh.Stem Sel juga berfungsi sebagai sistem perbaikan untuk mengganti sel-sel tubuh yang telah rusak demi kelangsungan hidup organisme. Saat Stem Sel terbelah, sel yang baru mempunyai potensi untuk tetap menjadi sel punca atau menjadi sel dari jenis lain dengan fungsi yang lebih khusus, misalnya sel otot, sel darah merah atau sel otak. 




Peneliti medis meyakini bahwa penelitian sel punca berpotensi untuk mengubah keadaan penyakit manusia dengan cara digunakan memperbaiki jaringan atau organ tubuh tertentu. Namun demikian, hal ini tampaknya masih kontroversial dan belum dapat benar-benar diwujudkan dewasa ini.
Stem sel adalah sel primitif yang memiliki kemampuan memperbaru dan potensi  untuk berdiferensiasi, merupakan sel yang bersumber dari tubuh, dalam keadaan  tertentu dapat berdiferensiasi menjadi berbagai fungsi jaringan sel maupun  organ, dalam dunia medis disebut sebagai “sel multi-fungsi”. Stem cell sendiri ada yang disebut stem cell embrionik dan stem cell dewasa. Selama ini stem cell embrionik lebih populer di kalangan awam ketimbang stem cell dewasa.
Dunia kesehatan telah lama mengenal stem cell atau sel punca atau sel induk. Sel ajaib yang dapat menyerupai maupun berkembang menggantikan sel-sel rusak di bagian manapun. Sel otak, hati, otot, paru dan masih banyak lagi.
Proses regenerasi stem sel adalah transplantasi dengan menggunakan sel  induk tubuh sendiri, dapat dikatakan stem sel atau sel induk dapat ditanamkan ke  berbagai organ tubuh yang sakit, untuk mencapai keefektifan pengobatan penyakit  kronis.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar